Ini dia sinopsisnya..
Meniti karier sebagai pemain basket profesional memang nggak gampang. Apalagi bagi Vira yang baru bergabung dengan klub yang mayoritas pemainnya masih muda dan minim pengalaman bertanding, sehingga mereka harus bekerja keras agar bisa bersaing di kompetisi klub tingkat nasional.
Sayang, perjalanan karier Vira nggak berjalan mulus. Cedera lama itu kembali menghantuinya di tengah-tengah musim kompetisi. Bukan hanya harus berbaring di rumah sakit dan absen bertanding, dia juga harus melupakan mimpinya menjadi pemain basket profesional karena terancam lumpuh total!
Untunglah, ada Niken, Rida, dan teman-teman lain yang memberi dukungan. Bahkan Stella, yang tadinya bermaksud meninggalkan dunia basket, kembali hanya demi Vira.
Mampukah mereka membangkitkan semangat hidup Vira dan membuatnya kembali mencintai basket walau Vira tahu dia nggak akan bisa berjalan lagi?
Memang, aku telat banget baca dan posting reviewnya. Habis sibuk banget, tugas-tugas pada numpuk karena pas kemarin Imlek aku pulang kampung ke Palembang. Nah, di buku ketiga ini sukses bikin aku gila basket lagi. Padahal, sebelumnya aku ga pernah mau tau tentang basket. Jujur, itu ada hubungannya dengan seseorang yang kemarin ga sempet aku temuin di sana. Yang pasti, aku yakin kalau dia tekunin hobinya di dunia basket. Dia akan menjadi seperti Vira, yang selalu semangat, yang selalu jadi playmaker, yang selalu bisa menginspirasi orang lain.
Untuk semua teman-teman yang baca..
Ingat, kalian pasti bisa menjadi Vira di dunia nyata. Jangan pernah menyerah! Basket itu mengajarkan kita banyak hal, semua orang pasti bisa berada di semua posisi kalau berusaha. Basket juga mengajarkan kita akan pentingnya kerja sama, ga ada di dunia ini pemain basket yang selalu mengandalkan skillnya sendiri. Dia pasti butuh teman-teman timnya untuk membantu, bener ga? Basket juga ngajarin kita tentang pentingnya waktu, sisa waktu 30 detik pun bisa dimanfaatkan untuk mencetak angka, lalu kenapa kita ga mencontoh para pemain basket? Ayo, jadikan hal-hal yang kalian dapatkan dari buku ini sebagai pemotivasi kita untuk menjalani rutinitas. Memang sih aku ga punya background pemain basket, tapi sebagai seorang pembaca setia novel-novel teenlit, aku menyimpulkan semua hal di atas, kalian pasti juga begitu kan? ^v^
Keep fighting guys!☺

0 komentar:
Poskan Komentar